Rayakan HUT ke-81 Jatim, DPRD Gelar Wayang Kulit Gratis di Surabaya

pemerintahan | 28 Oktober 2026 07:48

Rayakan HUT ke-81 Jatim, DPRD Gelar Wayang Kulit Gratis di Surabaya
Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf. (dok jatimpos)

SURABAYA, PustakaJC.co – DPRD Jawa Timur menggelar pagelaran wayang kulit gratis di halaman Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis, (29/10/2026). Kegiatan ini menghadirkan dalang Ki Arif Sarjono dengan lakon Wahyu Jitabsara, serta dimeriahkan Cak Percil Cs, Abah Kirun, dan Guyon Maton.

 

Pagelaran yang dijadwalkan mulai pukul 16.00 WIB tersebut terbuka untuk masyarakat tanpa dipungut biaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus upaya menjaga kelestarian seni dan budaya tradisional. Dilansir dari jatimpos.co, Rabu, (28/10/2026).

 

Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, mengatakan pagelaran wayang kulit merupakan salah satu bentuk komitmen untuk menjaga warisan budaya agar tetap dikenal dan diminati masyarakat, terutama generasi muda.

 

“Melalui pagelaran wayang kulit ini, kami ingin ikut menjaga agar seni dan budaya tradisional tetap lestari serta dikenal oleh generasi muda. Budaya merupakan bagian dari jati diri bangsa yang harus dirawat bersama,” kata Musyafak, Selasa, (27/10/2026).

 

 

 

Menurutnya, wayang kulit tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mengandung pesan moral, filosofi kehidupan, dan kearifan lokal yang masih relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

 

“Wayang kulit bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan. Di dalamnya ada nilai moral, filosofi kehidupan, dan kearifan lokal yang tetap relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini,” ujarnya.

 

Musyafak berharap pagelaran tersebut dapat menjadi ruang kebersamaan antara DPRD Jatim dan masyarakat. Selain menikmati pertunjukan seni tradisional, masyarakat diharapkan semakin mengenal dan mencintai kekayaan budaya daerah.

 

Ia menilai pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga pemerintahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah menghadirkan pertunjukan seni tradisional di ruang publik sehingga masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk menikmati warisan budaya bangsa.

 

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin budaya tradisional tetap dekat dengan masyarakat. Jangan sampai generasi muda hanya mengenal wayang sebagai cerita masa lalu, padahal banyak nilai kehidupan yang bisa dipelajari dari seni pewayangan,” tuturnya.

 

 

 

Pagelaran Wayang Kulit DPRD Jatim 2026 mengusung tema Merawat Tradisi, Melestarikan Budaya, dan Menguatkan Jati Diri Bangsa. Tema tersebut menegaskan pentingnya menjaga tradisi sekaligus memperkuat identitas budaya di tengah perkembangan zaman.

 

Masyarakat Surabaya dan sekitarnya dapat menyaksikan pagelaran ini secara langsung di halaman Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, mulai pukul 16.00 WIB. Pertunjukan tersebut terbuka gratis bagi masyarakat sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. (ivan)