JAKARTA, PustakaJC.co – Nama Syekh Abdul Hamid Kudus kembali bersinar dalam kajian keulamaan Nusantara. Ulama asal Kudus, Jawa Tengah, yang menjadi pengajar di Masjidil Haram pada akhir abad ke-19 ini akan menjadi figur utama dalam program “Jelajah Turots Nusantara” atau Jalantara perdana untuk zona Jawa-Madura yang digelar pada Ahad, 13 Juli 2025 di Kudus.
Program ini diinisiasi oleh komunitas Nahdlatut Turots sebagai bagian dari upaya pelestarian dan penelusuran jejak intelektual ulama Nusantara yang pernah berkiprah di Tanah Suci. Dilansir dari nu.or.id, Minggu, (6/7/2025).
“Syekh Abdul Hamid adalah putra Syekh Muhammad Ali Kudus dan cucu Kiai Abdul Qadir Zahid, khatib Masjid Menara Kudus. Meski lahir dan wafat di Makkah, jejak keilmuannya sangat terkait dengan tanah Jawa,” ujar Gus Nanal Ainal Fauz, peneliti Nahdlatut Turots, kepada NU Online, Ahad, (6/7/2025).