KH Moh Zuhri Zaini

Merawat Dakwah Pesantren dari Ritual hingga Kemandirian Ekonomi

tokoh | 18 Januari 2026 10:08

Merawat Dakwah Pesantren dari Ritual hingga Kemandirian Ekonomi
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, KH Moh Zuhri Zaini. (dok antara)

PROBOLINGGO, PustakaJC.co – Bagi KH Moh Zuhri Zaini, pesantren bukan sekadar ruang belajar kitab atau pusat ritual keagamaan. Lebih dari itu, pesantren adalah poros dakwah kehidupan yang menyentuh seluruh sendi umat, dari spiritualitas hingga kemandirian ekonomi.

 

Sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Kiai Zuhri menempatkan dakwah sebagai misi besar pesantren yang harus hadir secara nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, dakwah tidak boleh berhenti di mimbar, tetapi harus menjelma dalam tindakan sosial, budaya, dan ekonomi. Dilansir dari antaranews.com, Minggu, (18/1/2026).

 

“Dakwah itu luas. Ia mencakup ritual, spiritual, sosial, ekonomi, bahkan budaya dan politik,” tegas Kiai Zuhri dalam halaqah alumni rangkaian Haul Masyayikh dan Harlah ke-77 Ponpes Nurul Jadid, Sabtu, (17/1/2026).