Tirto Adhi Soerjo

Dari Pena Melawan Penjajah, Ini Kisah Sang Bapak Pers Nasional Indonesia

tokoh | 17 Juni 2026 17:50

Dari Pena Melawan Penjajah, Ini Kisah Sang Bapak Pers Nasional Indonesia
Dok historia

SURABAYA, PustakaJC.co – Jauh sebelum Indonesia merdeka, ketika suara rakyat pribumi nyaris tak memiliki tempat, seorang pemuda Jawa memilih melawan dengan cara yang berbeda. Bukan dengan senjata, melainkan lewat tulisan yang tajam dan berani. Dialah Tirto Adhi Soerjo, tokoh yang kini dikenang sebagai Bapak Pers Nasional Indonesia.

 

Di zamannya, menjadi wartawan bukanlah profesi yang aman. Kritik terhadap pemerintah kolonial Belanda bisa berujung pengasingan, tekanan, bahkan kehilangan mata pencaharian. Namun risiko itu tidak membuat Tirto mundur.

 

Lahir di Blora, Jawa Tengah, sekitar tahun 1875 dengan nama Raden Mas Djokomono, Tirto berasal dari keluarga bangsawan Jawa. Meski memiliki latar belakang priyayi, ia justru memilih membela kepentingan rakyat kecil yang hidup di bawah ketidakadilan kolonial.

 

Melalui berbagai surat kabar yang didirikannya, Tirto menjadi salah satu tokoh pertama yang menggunakan media sebagai alat perjuangan. Ia percaya bahwa pendidikan dan informasi adalah senjata penting untuk membangkitkan kesadaran bangsa.