Kiprah kebudayaan

Fadli Zon : Arsitek Arah Baru Pembangunan Budaya Islam Nasional

tokoh | 03 Juli 2026 16:25

Fadli Zon : Arsitek Arah Baru Pembangunan Budaya Islam Nasional
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan arah baru pembangunan budaya Islam nasional melalui penguatan ekosistem kreatif, pelestarian warisan budaya, dan pemberdayaan talenta pesantren. (dok mozaik.com)

SURABAYA, PustakaJC.co – Sejak menjabat Menteri Kebudayaan, Fadli Zon membawa pendekatan baru dalam pembangunan kebudayaan nasional. Jika selama ini pelestarian budaya identik dengan menjaga situs bersejarah dan warisan benda, kini ia mendorong budaya Islam menjadi bagian penting dari ekosistem kreatif yang mampu melahirkan karya, memperkuat identitas bangsa, sekaligus menjadi instrumen diplomasi budaya Indonesia di tingkat global.

 

Gagasan tersebut kembali ditegaskan Fadli Zon saat menerima jajaran Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta. Pertemuan itu menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun arah baru kebudayaan Islam Indonesia. Dilansir dari mozaik.com, Jumat, (3/7/3026).

 

Menurut Fadli, budaya Islam di Indonesia memiliki karakter yang khas karena tumbuh dari proses akulturasi panjang dengan budaya Nusantara. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya berfokus pada pelestarian masjid bersejarah maupun tradisi keagamaan, tetapi juga harus melahirkan ruang kreativitas yang relevan dengan perkembangan zaman.

 

Di bawah kepemimpinannya, Kementerian Kebudayaan terus memperkuat pelindungan warisan budaya Islam, baik berupa cagar budaya maupun warisan budaya takbenda. Bersamaan dengan itu, pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, komunitas, organisasi keagamaan, hingga pelaku industri kreatif.

 

Salah satu perhatian Fadli Zon adalah pengembangan potensi generasi muda pesantren. Menurutnya, pesantren menyimpan banyak talenta yang mampu berkarya di bidang perfilman, sastra, musik, hingga konten digital.

 

 

“Yang kita buat platformnya itu salah satunya di bidang film, yaitu Santri Film Festival, yang sekarang menjadi bagian dari kegiatan strategis dan prioritas di Dana Indonesia Raya. Karena kita yakin bahwa di pesantren juga cukup banyak talenta-talenta,” ujar Fadli.