Menurut Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Abdul Matin Djawahir, keputusan tersebut merupakan hasil musyawarah internal organisasi tanpa campur tangan pihak lain.
“Penugasan ini murni hasil keputusan rapat Syuriyah dan Tanfidziyah PWNU Jawa Timur. Seluruh 45 PCNU se-Jawa Timur solid menyatukan suara dan siap mengusung Gus Kikin pada Muktamar mendatang,” katanya.
Gus Kikin menyatakan akan memanfaatkan waktu menjelang Muktamar untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyiapkan berbagai gagasan strategis bagi masa depan Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, kepengurusan baru nantinya harus mampu menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan organisasi dan kemaslahatan umat.
“Kita berusaha sebaik mungkin mengikuti tradisi-tradisi dari dulu yang sangat kuat dan itu yang harus kita jaga, kita lanjutkan, kita teruskan. Karena konsep NU itu harus masuk ke dalam organisasi NU dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Selain Gus Kikin, sejumlah nama juga masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU, di antaranya KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Menteri Agama KH Nasaruddin Umar, KH Zulfa Mustofa, KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin), dan Hery Haryanto Azumi. (ivan)