Memasuki usia senja, cita-cita KH M. Zen Syukri untuk memiliki pesantren sendiri akhirnya terwujud. Pada 29 Desember 2008 atau 1 Muharram 1435 Hijriah, ia mendirikan Pondok Pesantren Muqimus Sunnah di kawasan Sekanak, Palembang. Nama “Muqimus Sunnah” dipilih dari salah satu nama Rasulullah SAW yang tercantum dalam kitab Dalailul Khairat.
KH M. Zen Syukri wafat pada 22 Maret 2012. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Sumatera Selatan. Ribuan pelayat memadati Masjid Agung Palembang hingga mengantarkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir. Iring-iringan pemakamannya bahkan dikenang sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah Kota Palembang, mencerminkan besarnya kecintaan umat kepada ulama yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri untuk dakwah, pendidikan, dan Nahdlatul Ulama. (ivan)