Pengabdian Kiai Afif di jam'iyyah Nahdlatul Ulama berakar panjang dari tingkatan paling bawah. Sebelum kembali dipercaya sebagai Wakil Rais Aam PBNU (2021–2031), ia pernah menjabat sebagai Wakil Rais Syuriyah PCNU, Katib Syuriyah PWNU Jawa Timur, A'wan PBNU, Katib Syuriyah PBNU (2010–2015), serta Rais Syuriyah PBNU (2017–2021).
Selain aktif di ranah keorganisasian dan pengajaran, Kiai Afif melahirkan banyak karya literatur penting dalam bahasa Arab maupun Indonesia. Beberapa karyanya yang fenomenal di antaranya:
- Fathul Mujibil Qarib
- Taysirul Wushul ila Ilmil Ushul
- Al-Wasathiyatul Islamiyah wa Madzaruha fi Daulati Pancasila
- Fiqh Tata Negara: Upaya Mendialogkan Sistem Ketatanegaraan Islam
- Maslahah sebagai Cita Pembentukan Hukum Islam
Melalui penataan rekam jejak keilmuan serta integritasnya, kehadiran Kiai Afif di jajaran pimpinan puncak PBNU diharapkan terus memancarkan nalar Islam moderat yang responsif terhadap dinamika zaman. (ivan)