Waspada! Makanan Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Mulut, Banyak Dikonsumsi Sehari-hari

kuliner | 06 Juli 2026 15:39

 

Selain kandungan pengawet, cara memasak juga berpengaruh. Ahli THT dari University of Maryland Medical Center, Kelly F. Moyer, mengatakan bahwa memanggang atau membakar daging pada suhu sangat tinggi dapat menghasilkan hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan amina aromatik heterosiklik (HAA). Kedua zat tersebut diketahui mampu merusak DNA sel dan meningkatkan risiko kanker.

 

Tak hanya itu, konsumsi daging ultra-proses secara berlebihan juga dapat memicu peradangan kronis di dalam tubuh, termasuk di rongga mulut. Kondisi ini membuat kemampuan tubuh memperbaiki sel-sel yang rusak menjadi menurun sehingga risiko terbentuknya sel kanker meningkat.

 

Para ahli juga menyoroti dampak pola makan terhadap mikrobioma mulut. Ketidakseimbangan bakteri baik di rongga mulut dapat memicu peradangan berkepanjangan yang diduga berperan dalam perkembangan kanker mulut.

 

Untuk menekan risiko tersebut, masyarakat disarankan membatasi konsumsi daging olahan dan memperbanyak makanan bergizi seperti buah, sayuran, serta sumber protein segar. Pola makan seimbang dinilai mampu menjaga kesehatan mulut sekaligus membantu menurunkan risiko berbagai jenis kanker. (ivan)