SURABAYA, PustakaJC.co – Daging sapi menjadi salah satu bahan makanan yang dapat diolah menjadi beragam hidangan khas Nusantara. Di Pulau Jawa, terdapat sejumlah menu berbahan dasar daging sapi yang terkenal dengan cita rasa rempah yang kaya, mulai dari krengsengan, lapis daging, hingga rawon.
Setiap daerah memiliki ciri khas bumbu yang berbeda. Jawa Tengah dikenal dengan krengsengan bercita rasa gurih manis, sementara Jawa Timur memiliki lapis daging dan rawon yang menggunakan perpaduan rempah kuat sehingga menghasilkan rasa yang khas. Dilansir dari detik.con, Senin, (27/7/2026).
Berikut tiga olahan daging sapi khas Jawa yang dapat menjadi inspirasi menu keluarga.
1. Krengsengan Sapi
Krengsengan merupakan hidangan berbumbu kecap dengan warna cokelat pekat. Pada beberapa daerah di Jawa Timur, khususnya Surabaya, masakan ini sering diperkaya dengan tambahan petis udang untuk memberikan rasa gurih yang lebih kuat.
Bahan utama yang digunakan antara lain daging sapi, kecap manis, bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai merah, merica, garam, serta air. Semua bumbu ditumis hingga harum sebelum dimasak bersama irisan daging sampai empuk dan kuah mengental.
2. Lapis Daging
Lapis daging menjadi salah satu menu rumahan favorit masyarakat Jawa Timur. Hidangan ini memiliki tampilan yang menyerupai semur, dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas.
Daging sapi diiris tipis melawan serat, kemudian dimarinasi menggunakan bumbu halus yang terdiri atas bawang merah, bawang putih, kemiri, cabai merah, pala, merica, gula, dan garam. Setelah didiamkan, daging dimasak bersama tomat, kecap manis, dan air hingga bumbu meresap serta kuah mengental.
3. Rawon Daging Sapi
Rawon merupakan salah satu ikon kuliner Jawa Timur yang mudah dikenali dari kuahnya yang berwarna hitam pekat. Warna khas tersebut berasal dari penggunaan keluak yang menjadi bumbu utama.
Umumnya, rawon menggunakan potongan sandung lamur atau bagian daging yang memiliki sedikit lemak sehingga menghasilkan kaldu yang lebih gurih. Bumbu halus terdiri atas bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, keluak, kunyit, ketumbar, merica, terasi, asam jawa, dan garam.
Setelah ditumis bersama daun salam, daun jeruk, serai, dan lengkuas, bumbu dimasukkan ke dalam rebusan daging hingga matang dan empuk. Rawon biasanya disajikan bersama nasi hangat, tauge pendek, telur asin, sambal, serta perasan jeruk nipis agar cita rasanya semakin segar.
Ketiga hidangan tersebut menjadi bukti kekayaan kuliner Jawa yang memadukan aneka rempah Nusantara dengan teknik memasak tradisional. Selain cocok disajikan sebagai menu keluarga, olahan daging sapi ini juga menjadi sajian favorit pada berbagai momen istimewa. (ivan)