Menurut Emil, pemilihan hari Rabu didasarkan pada pola mobilitas masyarakat. Ia menilai penerapan WFH pada Jumat justru berpotensi meningkatkan aktivitas bepergian.
“Kalau Jumat ada kecenderungan orang bepergian. Strateginya justru menekan konsumsi BBM,” katanya.
Meski demikian, Pemprov Jatim tetap menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait kemungkinan penyesuaian kebijakan.
Emil menegaskan, WFH bukan hari libur. Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) tetap bertanggung jawab menjaga kinerja dan memastikan kehadiran pegawai.
“Sudah ada mekanisme pengawasan. Ini bukan libur, kinerja harus tetap terjaga,” tegasnya. (ivan)