6.925 Hektare Hutan Jatim Direhabilitasi, Perhutanan Sosial Libatkan 120 Ribu KK

pemerintahan | 08 Agustus 2026 18:30

 

Ketiga, dari sisi lingkungan, Dishut Jatim akan mempercepat rehabilitasi hutan dan pemulihan lahan kritis. Perlindungan kawasan juga diperkuat melalui pengawasan lapangan, pencegahan kebakaran hutan dan lahan, serta pengendalian perambahan.

 

Dishut Jatim juga tengah mengusulkan Tahura Lawu untuk meningkatkan status dari fungsi lindung menjadi fungsi konservasi.

 

Jumadi menegaskan keberhasilan sektor kehutanan tidak dapat hanya diukur berdasarkan produksi kayu maupun nilai ekspor.

 

“Hutan bukan hanya aset ekologis, tetapi modal pembangunan daerah,” ujarnya.

 

Karena itu, keberhasilan pembangunan kehutanan Jawa Timur menurutnya harus dilihat dari tiga indikator sekaligus, yakni tutupan hutan yang tetap terjaga, kesejahteraan masyarakat sekitar hutan yang meningkat, dan fungsi lingkungan yang tetap terpelihara bagi generasi mendatang.

 

“Jika salah satu dari tiga itu tidak tercapai, maka pekerjaan kami belum selesai,” pungkasnya. (ivan)