SURABAYA, PustakaJC.co – Perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Jawa Timur terus memperketat pengawasan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal di wilayahnya. Sepanjang tahun 2026, jajaran Kemenkeu Jatim mencatatkan 1.568 kali penindakan, meningkat 17 persen dibandingkan periode tahun lalu yang sebanyak 1.336 penindakan.
Dari ribuan operasi tersebut, petugas menyita sebanyak 284,01 juta batang rokok ilegal. Angka tersebut melonjak tajam 33 persen jika dibandingkan dengan volume sitaan pada periode sebelumnya. Dilansir dari jawapos.com, Kamis, (17/9/2026).
Kepala Perwakilan Kemenkeu Jawa Timur, Max Darmawan, menegaskan bahwa peningkatan intensitas operasi dilakukan secara konsisten demi melindungi penerimaan negara sekaligus memberikan efek jera (deterrent effect) bagi para pelaku industri rokok ilegal.
"Tindakan untuk mengurangi rokok ilegal itu adalah tindakan yang terus-menerus. Diharapkan ini akan membuat deterrent effect kepada mereka yang melakukan itu untuk berpikir ulang," ujar Max saat ditemui usai Media Briefing Triwulan III Tahun 2026 di Gedung Keuangan Negara I Surabaya, Rabu (16/9).
Berdasarkan kalkulasi Kemenkeu Jatim, total nilai barang hasil penyitaan rokok ilegal tersebut ditaksir mencapai Rp424,76 miliar. Berkat penindakan masif ini, negara berhasil menyelamatkan potensi kerugian finansial sebesar Rp254,36 miliar.
Modus Rokok Polos Dominan
Mengenai peta pelanggaran, Max menjelaskan bahwa mayoritas pelaku masih mengandalkan modus konvensional. Sebanyak 97,81 persen atau setara 277,7 juta batang yang diamankan merupakan rokok polos tanpa pita cukai. Sisanya memanfaatkan modus pita cukai palsu serta penyalahgunaan peruntukan pita cukai.
Jika dilihat dari jenis produknya, kategori Sigaret Kretek Mesin (SKM) menjadi komoditas paling mendominasi di pasar gelap dengan porsi 98,06 persen atau sebanyak 283,9 juta batang.
Secara akumulatif, total nilai barang hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai yang diraih Perwakilan Kemenkeu Jawa Timur sepanjang tahun ini telah menembus angka Rp2,04 triliun. (ivan)