Pemikiran Islam Kontemporer

Hassan Hanafi dan Revolusi Cara Pandang Teologi Islam

tokoh | 04 September 2026 07:38

 

Hermeneutika untuk Pembebasan

 

Gagasan Hanafi juga berkaitan dengan cara memahami teks keagamaan. Ia memandang warisan intelektual Islam atau turath sebagai sesuatu yang dinamis dan dapat direkonstruksi sesuai kebutuhan zaman.

 

Karena itu, tugas seorang mufasir tidak hanya memahami teks secara literal, tetapi juga menemukan makna yang relevan bagi kehidupan manusia.

 

Al-Qur’an, dalam kerangka pemikiran tersebut, perlu terus dibaca dalam kaitannya dengan persoalan manusia, hubungan sosial, kehidupan politik, sejarah, dan upaya membangun masyarakat yang lebih adil.

 

Pendekatan tersebut kemudian berkaitan dengan gagasan hermeneutika pembebasan. Pemahaman terhadap teks keagamaan diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi dapat mendorong perubahan sosial.

 

Bagi Hanafi, keimanan memiliki makna ketika nilai-nilai yang diyakini mampu diterjemahkan ke dalam tindakan.

 

Dengan pendekatan tersebut, persoalan seperti keadilan, kebebasan, kesejahteraan, dan perlawanan terhadap penindasan menjadi bagian dari perhatian pemikiran keislaman.