GRESIK, PustakaJC.co – Kulkas kerap dianggap sebagai tempat paling aman untuk menyimpan berbagai jenis buah agar tetap segar dan tahan lama. Namun anggapan itu tidak sepenuhnya benar. Sejumlah pakar gizi menyebut, ada beberapa buah yang justru mengalami penurunan kualitas jika disimpan di suhu dingin.
Alih-alih lebih awet, buah-buahan tertentu bisa kehilangan rasa, tekstur, hingga kandungan nutrisinya saat dimasukkan ke dalam kulkas. Karena itu, penting memahami karakter masing-masing buah agar manfaatnya tetap optimal saat dikonsumsi.
Berikut enam buah yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas:
1.Pisang
Suhu dingin membuat kulit pisang cepat menghitam. Daging buahnya juga cenderung menjadi lembek dan rasa manis alaminya berkurang.
Sebaiknya, simpan pisang di suhu ruang dalam wadah terbuka agar tetap segar.
2.Apel
Apel menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat pematangan buah lain di sekitarnya. Jika disimpan di kulkas bersama buah lain, hal ini bisa memicu pembusukan lebih cepat.
Sebaiknya, letakkan apel di suhu ruang dengan sirkulasi udara yang baik dan pisahkan dari buah yang mudah matang.
3.Jeruk
Penyimpanan di suhu dingin dapat mengurangi aroma segar dan rasa khas jeruk. Selain itu, tekstur daging buah berpotensi menjadi kering.
Sebaiknya, simpan jeruk di suhu ruang dan konsumsi dalam waktu kurang dari satu minggu.
4.Mangga
Kulkas dapat menghambat proses pematangan alami mangga. Akibatnya, rasa manis tidak berkembang sempurna dan teksturnya cenderung keras.
Sebaiknya, biarkan mangga matang di suhu ruang. Simpan di kulkas hanya jika buah sudah dipotong.
5.Nanas
Suhu dingin dapat merusak enzim alami dalam nanas. Dampaknya, rasa buah menjadi hambar dan teksturnya berubah.
Sebaiknya, simpan nanas di suhu ruang dan segera konsumsi setelah matang.
6.Semangka
Pendinginan semangka utuh dapat menurunkan kandungan antioksidan seperti likopen. Rasa segar buah juga ikut berkurang.
Sebaiknya, simpan semangka dalam kondisi utuh di suhu ruang, lalu masukkan ke kulkas setelah dipotong.
Kebiasaan menyimpan semua buah di kulkas tanpa seleksi bisa berdampak pada penurunan kualitas pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Dengan cara penyimpanan yang tepat, rasa, tekstur, dan kandungan nutrisi buah dapat tetap terjaga secara optimal. (ivan)