Pecel hingga Urap, Ini 5 Kuliner Tertua Jawa Timur yang Bertahan Ratusan Tahun

kuliner | 22 Juni 2026 11:25

 

Salah satu yang paling tua adalah urap, hidangan berbahan sayuran rebus yang dicampur kelapa parut berbumbu. Makanan ini disebut dalam Prasasti Linggasutan yang berasal dari tahun 929 Masehi pada masa Kerajaan Medang yang saat itu telah berpindah ke wilayah Jawa Timur.

 

Selain urap, terdapat dendeng yang jejaknya tercatat dalam Prasasti Taji tahun 901 Masehi. Makanan berbahan dasar daging sapi yang diawetkan tersebut berkembang dalam berbagai variasi daerah, termasuk di sejumlah wilayah Jawa Timur seperti Ponorogo dan sekitarnya.

 

Kuliner lain yang memiliki sejarah panjang adalah lalapan. Hidangan pelengkap berupa sayuran segar ini disebut dalam Prasasti Jeru-Jeru tahun 930 Masehi. Hingga kini, lalapan masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari berbagai sajian khas Jawa Timur, terutama yang disajikan bersama sambal dan lauk pauk.