Ketika Kuliner Surabaya dan Sidoarjo Bertemu dalam Sepiring Rujak Kupang

kuliner | 11 September 2026 18:44

Ketika Kuliner Surabaya dan Sidoarjo Bertemu dalam Sepiring Rujak Kupang
Rujak yang ditambahi kupang menjadi salah satu pilihan kuliner di Kota Surabaya, perpaduan dua kuliner khas Jawa Timur, Rujak Kupang menu andalan Warung Kulinerun di Pasar Kembang. (dok kompas)

SURABAYA, PustakaJC.co - Inovasi kuliner khas Jawa Timur kembali menyedot perhatian para pecinta makanan lokal. Warung Kulinerun yang berlokasi di Pasar Kembang, Surabaya, mengawinkan dua ikon kuliner bertetangga—rujak cingur khas Surabaya dan kupang khas Sidoarjo—menjadi satu sajian unik bertajuk Rujak Kupang.

 

Ide penggabungan ini berawal dari keinginan sang pemilik warung, Fhay, untuk menghadirkan variasi menu baru yang segar dan langka di Kota Pahlawan. Pengolah hidangan di Warung Kulinerun, Sofie Nurida, mengungkapkan bahwa pemilihan kupang didasari oleh kedekatan geografis serta kultur kuliner antara Surabaya dan Sidoarjo.

 

"Secara spontan saja, buatlah rujak kupang. Kebetulan suka kupang juga, apalagi khas Sidoarjo dekat sama Surabaya. Biar hubungannya makin erat antara kuliner Sidoarjo dan Surabaya," ujar Sofie dikutip dari kompas.com, Jumat, (11/9/2026).

 

 

 

Secara tampilan dan komposisi dasar, sajian ini tetap mempertahankan karakter autentik rujak cingur. Isinya mencakup kangkung, kecambah, lontong, tahu, tempe, hingga potongan cingur sapi.

 

Pengunjung juga dapat memilih varian Rujak Matengan (tanpa buah) atau Rujak Campur yang dilengkapi irisan nanas, mangga, bengkuang, dan timun.

 

Perbedaan mendasar terletak pada penggunaan bumbu dan garnish akhir. Bumbu rujak diulek menggunakan petis udang super serta kacang mete—menggantikan kacang tanah biasa—guna menghasilkan tekstur yang lebih gurih. Setelah bumbu diracik, olahan kupang yang telah dimasak terpisah dengan bumbu dan rempah-rempah khusus disiramkan tepat di atas piring.

 

 

 

Meski tergolong resep kreasi baru, hidangan ini langsung memikat lidah masyarakat hingga viral di media sosial. Warung yang beroperasi mulai pukul 09.00 WIB hingga 24.00 WIB ini menawarkan porsi jumbo yang mengenyangkan.

 

Satu porsi rujak tanpa kupang dibanderol mulai dari Rp30.000, sementara untuk porsi lengkap dengan tambahan siraman kupang dijual seharga Rp40.000. Pengunjung juga diberi fleksibilitas untuk mengganti komponen cingur dengan porsi buah bagi yang memiliki preferensi bahan berbeda. (ivan)