Pakar Unair Ingatkan Bahaya Gawai dan Kopi terhadap Kualitas Tidur saat Ramadan

gaya hidup | 19 Februari 2026 18:21

 

Selain gawai, konsumsi kafein sebelum tidur juga perlu dihindari karena dapat mengganggu siklus tidur dan membuat tubuh sulit rileks. Sebagai gantinya, masyarakat disarankan mandi air hangat, mengatur suasana kamar yang nyaman, dan menjaga jadwal tidur yang konsisten.

 

Riset yang dipublikasikan dalam Journal of Medical Sciences pada 2024 bahkan menunjukkan bahwa puasa Ramadan berpotensi meningkatkan kadar melatonin dalam darah, yang membantu menjaga kebugaran dan memperkuat sistem imun.

 

Dr. Ari juga menekankan bahwa ibadah yang dijalankan dengan hati tulus dapat memicu produksi hormon bahagia seperti serotonin, dopamin, dan oksitosin, yang berperan menekan hormon stres kortisol.

 

“Kualitas tidur jauh lebih penting daripada kuantitas. Tidur berkualitas ditandai tubuh terasa bugar kembali dan batin yang damai saat terbangun,” pungkasnya.

 

Ramadan pun tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga kesempatan memperbaiki kesehatan fisik dan mental melalui pengaturan pola tidur yang tepat. (ivan)