Komitmen Pembangunan Berkelanjutan, Pemprov Jatim Luncurkan Dokumen Profil dan Rencana Induk Kehati 2026–2030

pemerintahan | 21 Oktober 2026 07:28

 

Apresiasi senada disampaikan oleh perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Laila Yunita Widiastuti, serta Deputy and Manager GBFI Indonesia, Karen Alburs. Keduanya berharap dokumen ini memicu aksi nyata, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mengamankan pendanaan jangka panjang untuk pelestarian lingkungan.

 

Apresiasi Penggiat Lingkungan

 

Sebagai bentuk dorongan moral, Pemprov Jatim turut menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai aktif menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan:

  1. Program Desa Berseri: Diberikan kepada Kelurahan Mojo (Surabaya), Kelurahan Arjowinangun (Malang), Desa Balerejo (Blitar), Kelurahan Sumbang (Bojonegoro), Desa Banyubang (Lamongan), Desa Balongasem (Nganjuk), dan Kelurahan Bandar Lor (Kediri) berupa sertifikat dan kendaraan operasional roda tiga.
  2. Program Eko-Pesantren: Diberikan kepada Ponpes Darul Fikri, Islamic Center (LC), Fama Pasuruan, Bahrul Maghfiroh, Al-Umm Malang, Gading Mangu Jombang, dan Ar-Rahmah berupa sertifikat dan fasilitas drop box sampah.
  3. Kategori Kebersihan Tempat Ibadah: Diberikan kepada 10 masjid dan musala di lingkungan instansi pemerintah dan RSUD Jatim berupa sertifikat, drop box, serta komposter. (ivan)