Apa gunanya tumbuh, jika yang tumbuh hanya tinggi di awang-awang, bukan akar yang menghujam ke bumi? Itulah nasib rakyat, persis seperti lirik lagu Iwan Fals dalam Sore Tugu Pancoran:
"Anak (rakyat) sekecil itu berkelahi dengan waktu
Demi satu impian yang kerap ganggu tidurmu
Anak (rakyat) sekecil itu tak sempat nikmati waktu
Dipaksa pecahkan karang, lemas jarimu terkepal."
Lagu yang sepertinya dibenci oleh sistem kekuasaan oligarki, karena ia menyuarakan kebenaran yang tak sanggup ditampung oleh tabel-tabel statistik mana pun.
*Hadi Prasetyo (Hadipras) adalah tokoh pengamat Sosial, Politik, dan Pemerintahan Jawa Timur, aktif menulis di PustakaJC.co dan BeritaGov.id