Gagasan tersebut membuat sosok Malik Bennabi tetap menarik untuk dikaji hingga kini. Pemikirannya mengajak umat Islam melakukan evaluasi terhadap kualitas manusia, pendidikan, ekonomi, budaya, dan kehidupan sosial sebagai bagian dari upaya membangun kemerdekaan yang lebih bermakna.
Dengan demikian, bagi Bennabi, kemerdekaan bukan hanya terbebas dari penjajahan secara fisik. Kemerdekaan juga berarti terbebas dari kebodohan, ketergantungan, kemalasan, korupsi, dan kehilangan arah dalam menentukan masa depan peradaban. (ivan)