Para pakar kesehatan membeberkan bahwa fenomena ini dipengaruhi oleh kombinasi kondisi internal tubuh serta takaran patogen yang masuk ke dalam sistem pencernaan.
Faktor Internal dan Daya Tahan Tubuh
Secara alami, masuknya mikroorganisme asing ke dalam saluran cerna akan memicu reaksi perlawanan tubuh berupa mual, muntah, hingga diare. Meski begitu, respons imun setiap individu dalam menetralisir serangan kuman sangatlah dinamis.
Spesialis penyakit dalam, dr. Wirawan Hambali, SpPD, FINASIM, menjelaskan bahwa perbedaan reaksi fisik anak sangat bergantung pada kondisi biologis masing-masing.
"Respons setiap anak berbeda. Hal ini dipengaruhi oleh jumlah kuman atau toksin yang tertelan, jenis mikroorganisme, usia, daya tahan tubuh, kondisi nutrisi, mikrobiota usus, serta kondisi kesehatan sebelumnya," papar dr. Wirawan.